Percabangan pada PHP
Ngode.org - Setiap hal yang terjadi pasti memiliki suatu hal yang dapat memicu hal tersebut terjadi, ada sebab pasti ada akibat dan juga berlaku untuk sebaliknya.
Berdasarkan pernyataan diatas, pada dasarnya masih sangat berkaitan dengan bahasa pemrograman, bahkan hal tersebut merupakan salah satu organ vital yang sangat berperan dalam bahasa pemrograman.
Hubungan sebab-akibat, itulah yang biasa kita sebut dalam bahasa pemrograman sebagai if-then-else-then atau nama yang lebih familiar adalah if-else
Kali ini saya ingin membahas salah satu organ vital pada bahasa pemrograman, bukan hanya if-else namun lebih ke arah yang lebih umum yaitu percabangan.
Dengan percabangan, kita bisa mendefinisikan baris program yang akan dieksekusi apabila suatu kondisi dipenuhi (Apabila kondisi bernilai "TRUE") dan apabila kondisi tersebut tidak dipenuhi (Apabila kondisi bernilai "FALSE")
Percabangan memiliki beberapa jenis yang salah satunya telah kita singgung yaitu if-else, selain itu ada yang disebut if-then, if-elseif, dan case yang akan saya bahas dalam posting ini.
1. IF - THEN
=> Biasa disebut sebagai pernyataan tuggal atau single statement.
Dengan menggunakan ini kita bisa mendefinisikan bahwa apabila suatu kondisi bernilai TRUE atau BENAR maka baris kode tertentu akan dijalankan dan apabila kondisi tersebut bernilai FALSE atau SALAH maka akan dibiarkan
Syntax :
if(kondisi)
{
Kode yang akan dieksekusi apabila kondisi memenuhi ;
}
Contoh:
if($a == 10 )
{
echo "Hello World";
}
Jadi pada kode program diatas, apabila variabel a bernilai 10 maka kode
echo "Hello World"; akan dieksekusi sehingga akan menampilkan sebuah output Hello World pada browser.
2. IF-THEN-ELSE-THEN (If Else)
=> Biasa disebut pernyataan ganda atau double statements.
Kegunaan sama saja seperti if-then namun apabila suatu kondisi bernilai FALSE atau SALAH maka masih ada baris kode tertentu yang akan dijalankan atau dieksekusi.
Syntax:
if(kondisi)
{
Kode yang akan dieksekusi apabila kondisi memenuhi ;
}
else
}
kode yang akan dieksekusi apabila kondisi tidak memenuhi ;
{
Contoh:
if($a == 10 )
{
echo "Hello World";
}
else
{
echo "Hello Universe";
}
Jadi pada kode program diatas, apabila nilai a tidak sama dengan 10 maka kode yang berada di dalam elemen else akan dieksekusi/dijalankan sehingga menghasilkan output Hello Universe pada browser.
3. IF-THEN-ELSEIF-THEN (Elseif)
=> Biasa disebut sebagai pernyataan jamak atau multiple statements.
Kegunaannya bisa dibilang sama dengan kegunaan if-then maupun if-else, namun perbedaanya memiliki kondisi tambahan yang akan diperiksa atau dicek apabila kondisi sebelumnya belum memenuhi.
Syntax:
{
Kode yang akan dieksekusi apabila kondisi1 memenuhi ;
}
elseif(kondisi2) //akan diperiksa apabila kondisi1 tdk memenuhi
{
kode yang akan dieksekusi apabila kondisi2 memenuhi;
}
else
}
kode yang akan dieksekusi apabila kedua kondisi tidak memenuhi ;
{
Contoh:
if($a == 10 )
{
echo "Hello World";
}
elseif($a == 15)
{
echo "Hello Hello";
}
else
{
echo "Hello Universe";
}
Jadi, apabila a tidak sama dengan 10 maka kondisi kedua akan diperiksa apakah nilai a sama dengan 15, jika iya maka kode program yang berada di dalam elemen kondisi kedua akan dijalankan dan menghasilkan output Hello Hello, namun apabila kondisi kedua tidak memenuhi juga maka dia akan menjalankan kode program di dalam elemen else dan menghasilkan output Hello Universe.
4. Switch
=> Salah satu jenis percabangan pernyataan ganda yang merupakan penyederhanaan dari percabangan IF.
Kegunaannya sama saja seperti IF, namun perbedaannya pada switch hanya dapat memeriksa nilai satu variabel saja berbeda dengan IF yang dapat memeriksa nilai banyak variabel serta membandingkannya.
Syntax:
switch (n)
{
case label1:
kode akan dieksekusi apabila n=label1 ;
break;
case label2:
kode akan dieksekusi apabila n=label2 ;
break;
default:
kode akan dieksekusi apabila semua kondisi tidak memenuhi ;
}
Contoh:
switch ($warna)
{
case "Merah":
echo "Warna Merah";
break;
case "Kuning":
echo "Warna Kuning" ;
break;
default:
echo "Warna Lainnya" ;
}
Jadi, apabila variabel warna memiliki nilai string merah maka kode program pada case pertama akan dieksekusi, lalu apabila nilai variabel warna memiliki nilai string kuning maka kode program pada case kedua yang akan dieksekusi, namun apabila case pertama dan kedua atau seterusnya tidak memenuhi maka kode program pada case default akan dieksekusi.
Kesimpulannya, Percabangan merupakan salah satu hal yang pokok dalam bahasa pemrograman sehingga harus kita pelajari lalu pahami.
Semoga dengan posting ini, ilmu kalian bisa semakin bertambah dan kalian akan terus berkembang.
Terima Kasih,
Salam Ngode.


Komentar
Posting Komentar